Update Terbaru

Keindahan Pura Tanah Lot, Menjadi Pariwisata Paling Banyak Dikunjungi

Keindahan Pura Tanah Lot, Menjadi Pariwisata Paling Banyak Dikunjungi

Travel.ladiesmail.US - Pura kuno Tanah Lot yang terletak di Kabupaten Tabanan, dengan kejauhan 15 kilometer barat daya Denpasar yang berada di lokasi atas batu karang Pantai Beraban adalah sebuah obyek wisata terfavorit di Bali, bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal.

Lokasi Tanah Lot memang menjadi sorotan banyak wisatawan untuk kunjungi. Alasannya cukup sederhana, agar bisa menyaksikan bangunan suci sekaligus matahari terbenam.

Tempat suci umat Hindu sekaligus obyek wisata andalan itu, selama ini menyimpan misteri dan keunikan yang membuat para wisatawan wajib mengunjunginya selama berwisata di Pulau Dewata, sepertinya belum merasa ke Bali kalau tidak ke Tanah Lot.

Daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI dalam menyedot kunjungan turis domestik dan mancanegara itu, telah menjadikan Tanah Lot sebagai daerah yang mampu menempati urutan teratas.

Sesuai catatan Dinas Pariwisata Bali, jumlah turis dalam dan luar negeri yang berkunjung ke kawasan wisata Tanah Lot selama 2014 sebanyak 3,1 juta orang bertambah, jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya tiga juta.

Kemudian menyusul obyek wisata Pura Uluwatu, sebagai obyek wisata terbanyak kedua dikunjungi turis yang datang ke Pulau Bali sebanyak 1,1 juta orang, naik keras jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya tercatat 801.000 orang.

Banyak turis asing yang datang ke lokasi itu, karena pengelolanya melakukan penataan kawasan obyek wisata tersebut lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan keindahan alam.

Para wisatawan senang menyaksikan dua pura (tempat suci) yang terletak di atas batu besar dan satu lagi ada di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu di daerah bagian selatan Kabupaten Badung atau di kaki Pulau Bali.

Tanah Lot menerima kunjungan wisatawan terbanyak memang masuk akal, disamping lokasi itu dekat dari pusat wisata Kuta dan Nusa Dua, dari lokasi itu turis bisa menikmati pemandangan alam pantai dan Pura yang tak ada duanya di dunia.

Jejak Keindahan di Kepulauan Cebu Bagaikan Surga di Filipina

Jejak Keindahan di Kepulauan Cebu Bagaikan Surga di Filipina

Travel.ladiesmail.US - Filipina adalah salah satu tujuan wisata yang banyak diminati di di Asia Tenggara, selain itu Filipina juga menawarkan sejumlah tempat untuk dikunjungi. Dari beberapa tempat indah di Filipina adalah Kepulauan Cebu.

Dengan pantai putih bersih, air sejernih kristal, Provinsi Kepulauan Cebu merupakan impian surga tropis yang menjadi kenyataan bagi para turis mancanegara. Campuran unik dari keindahan alam, Cebu tidak pernah kekurangan daya tarik, terutama bawah lautnya.

Sebuah perusahaan dari Departement of Tourism Philippines menjelaskan, keindahan bawah laut Cebu merupakan daya tarik wisatawan. Cebu terkenal ke seluruh dunia karena tempat menyelamnya yang indah.

Cebu kaya dengan terumbu karang dan kehidupan laut yang spektakuler. Terdapat penyu dan ribuan spesies ikan unik dan cantik di bawah laut Cebu yang bisa dijumpai.

Selain itu, para turis juga bisa menyelami pulau-pulau karang di Mactan, Moalboal, Pescador dan Badian. Berenang bersama ikan hiu paus atau sharktale di Oslob juga bisa menjadi pilihan wisata yang menarik.

Lelah seharian menyelami perairan Cebu, turis bisa kembali ke pantai untuk bersantai. Turis bisa bersantai sembari memandangi panorama laut yang indah, bagaimana menurut Anda?

Kunjungi Papua Dan Cari Tahu Dimana Burung Cendrawasih Berada

Kunjungi Papua Dan Cari Tahu Dimana Burung Cendrawasih Berada

Travel.ladiesmail.US - Burung Cendrawasih adalah salah satu burung yang paling difavoritkan dan menjadi bagian ciri khas di Papua. Lantas, pasti banyak orang bingung dan bagaimana caranya untuk menjumpai burung yang satu ini.

Mengelilingi Papua memang tak akan pernah menemu kata ujung, sebab semua wilayah di Indonesia Timur ini menyimpan segudang keindahan termasuk Burung Cendrawasih.

Dilansir Indonesia Travel, Kamis (26/3/2015). Bila ingin melihat burung cendrawasih dan burung-burung lain yang hanya ada di Papua naiklah perahu motor ke Pulau Bantata sekitar empat jam.

Jika Anda ingin melihat pemandangan burung cendrawasih yang lebih indah dapat mengunjungi Pulau Waigeo yang berjarak sekitar Lima hingga enam jam dengan perahu motor.

Cara lain untuk mencapai Pulau Waigeo, maka Anda harus pergi ke kota Sorong terlebih dahulu, tepatnya Bandara Domne Eduard Osok di Sorong. Setelah tiba bisa naik taksi menuju Dermaga Sorong. Setelah itu bisa menaiki kapal feri yang biasa digunakan sebagai transportasi umum untuk menyebrang dengan jadwal penyeberangan yang sudah ditentukan.

Jika ingin jadwal keberangkatan yang fleksibel dengan waktu tempuh yang lebih cepat, maka bisa menyewa speed boat ataupun long boat dengan biaya sewa yang cukup besar tentunya. Satu speed boat atau long boat bisa memuat 10 sampai 15 orang.

Setelah tiba, maka Anda bisa menuju desa Sawinggrai contohnya, Anda dapat mengamati empat spesies cendrawasih. Jika terlalu malam, maka bisa menginap di Waigeo atau Sawinggrai, Anda harus membawa tenda sendiri atau tidur di pondok penduduk setempat.

Monyet Jepang Juga Bisa Santai Ria di Tempat Pemandian Air Panas

Monyet Jepang Juga Bisa Santai Ria di Tempat Pemandian Air Panas

Travel.ladiesmail.US - Tahu tidak Anda? Ternyata bukan saja manusia yang bisa santai melepaskan capek di tempat pemandian air panas. Ternyata monyet pun ada tempat khusus untuk menghilangkan rasa capek di tempat pemandian air panas. Tempatnya adalah di Taman Monyet Jigokudani, Yamanouchi, Distrik Shimotakai, Perfektur Nagano, Jepang.

Taman ini merupakan bagian dari Taman Nasional Joshinetsu Kogen atau dikenal juga sebagai Shigakogen. Lokasinya di lembah Sungai Yokoyu di sebelah utara Perfektur Nagano. Nama Jigokudani berarti "Lembah Neraka", karena banyaknya uap dan air panas yang mendidih dari celah-celah retakan di tanah bekunya, ditambah dengan curamnya lembah, dinginnya udara, dan bahaya hutannya.

Lembah di ketinggian pegunungan 850 meter ini hanya bisa diakses melalui pendakian sekitar 2 kilometer melewati hutan. Kombinasi lokasi dan rute yang cukup menantang menjadikan perjalanan menuju tempat ini tidak begitu ramai walaupun terkenal di kalangan para pengelana.

Tempat ini terkenal akan banyaknya monyet Jepang (macaca fuscata), atau biasa disebut juga sebagai monyet salju, yang pergi ke lembah ini selama musim dingin, dan mencari makan di tempat lain pada bulan-bulan lain yang lebih hangat.

Pada musim-musim hangat monyet-monyet ini biasa menyantap tumbuhan, buah-buahan, dan serangga. Monyet-monyet ini tidak makan daging dan ikan. Ketika musim dingin tiba, ketika semua tumbuhan mati, monyet-monyet ini pun menyantap ranting-ranting atau kulit pepohonan di sekitar mereka untuk bertahan hidup.

Sejak tahun 1963, monyet-monyet ini turun ke lembah untuk mencari kehangatan selama musim dingin di onsen (sumber air panas) yang terletak di dasar lembah, dan pulang kembali ke dalam hutan jika malam sudah tiba, demikian dikutip dari laman www.cnn.com.

Semenanjung Shimokita adalah batas utara tempat monyet Jepang ini berdiam yang terletak pada bagian barat laut Pulau Honshu, sekitar 500 km atau 310 mil ke utara dari Jigokudani. Tidak ada hewan primata yang bisa hidup pada lingkungan yang lebih dingin dari ini. Suhu dingin bisa mencapai minus 10 derajat Celcius.

Onsen ini dikelola oleh pihak perusahaan swasta, Jigokudani Yaen-koen Inc, dengan tiket masuk per orang 500 yen dan 250 yen untuk pelajar. Tidak ada masa libur dibuka terus sepanjang waktu 365 hari. Namun jam buka berbeda saat April-Oktober jam 08.30-17.00 sedangkan antara November-Maret antara jam 09.00-16.00.

Menggunakan bus satu jam dari stasiun kereta api Yudanaka, Nagano Electric Railway Yudanaka Line. Lalu 30 menit berjalan kaki. Apabila menggunakan mobil hanya 20 menit dari persimpangan Shinshu-Nakano pada Joshin-etsu Expressway. Hati-hati bagi pengendara mobil, untuk musim dingin karena terlalu dingin dan salju lebat seringkali di beberapa tempat ditutup.

Perusahaan ini didirikan sejak tanggal 3 Juni 1964 dengan modal 10 juta yen, dan sejak saat itu pula dipertunjukkan onsen khusus untuk monyet-monyet berendam. banyak sekali wisatawan dari mancanegara ke sana hanya untuk memotret monyet yang bersantai berendam di onsen. Karena sering dikunjungi wisatawan, monyet pun jinak dan santai berjalan di antara banyaknya wisatawan tersebut.

Tahun 2012 ada sekitar 160 monyet di sana. Hati-hati kalau dekat monyet Jepang karena suka iseng mencuri barang yang menarik perhatian mereka seperti kacamata atau yang mengkilat termasuk kamera dengan lensanya mengkilat. Disarankan tidak menyentuh atau mendekati monyet tersebut, apalagi memberi makan sangat tidak direkomendasikan.

Jadi sebaiknya melihat saja dan memotret dengan hati-hati. Kamera diikat digantung ke leher, menjaga jika mendadak monyet datang berusaha mencuri kamera Anda.

Travel Story

View

CSS

View

HTML

View

JavaScript

View

Blogger

View

Tutorial

View

Tutorial

View